Anggaran Gedung Baru IAIN Ambon Bukan dari Kementerian Agama

Proses Pembangunan Gedung Laboratorium di Institut Agama Islam Negeri Ambon, Selasa, 8 Februari 2020/Lintas/Moh. Taufik Rumadaul

Reporter: Taufik Rumadaul
Editor: Jamaludin Tuahan


LINTAS.COM — Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) Marwan Razak mengaku, anggaran pembangunan dua gedung di Institut Agama Islam Negeri Ambon, bukan dari Kementerian Agama Republik Indonesia. “Anggaran pembangunan itu, dikucurkan Kementerian Pembangunan Umum Perumahan Rakyat (PUPR),” ujar Marwan di ruang kerjanya, Rabu, 8 Februari 2021.

Marwan mengaku, pasca gempa pihaknya telah mengajukan laporan pembangunan kepada pihak Kementerian Agama, namun laporan itu dilanjutkan ke PUPR dengan jumlah anggaran ditargetkan untuk pembangunan tiga gedung.

“Total anggaran yang diberikan PUPR mendekati Rp 33 miliar. Harusnya untuk tiga gedung. Namun dananya hanya mencukupi dua gedung,” tutur Marwan.

Proses pembangunan Gedung Perpustakaan, Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), yang ambruk akibat gempa 2020 itu direncanakan rampung pada April mendatang.

Ia berharap, usai pembangunan, semua pegawai, dosen, serta mahasiswa bisa memanfaatkannya dengan baik. “Fasilitas ini adalah milik pemerintah, jadi harus digunakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Zul Arasy Amirul Jihad

Share this :
About admin 448 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*