Gugus Tugas Akan Evaluasi IAIN Ambon terkait Protokol Covid-19

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Reiner Adriaansz. Foto: Antaranews.com

Reporter: Yustri Samallo
Editor: Ihsan Reliubun


LINTAS.COM – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Reiner Adriaansz, mengatakan akan mengevaluasi aktivitas Institut Agama Islam Negeri Ambon yang diduga melanggar protokol kesehatan.

“Kami punya tanggung jawab selanjutnya untuk evaluasi aktivitas di IAIN Ambon,” kata Joy, saat dihubungi Lintas, pada Selasa, 2 Maret 2021 pukul 19.22 WIT. Dugaan tidak mematuhi protokol virus corona berlangsung di depan Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang IAIN Ambon.

Sebelumnya, sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ambon menyeruduk kantor BTN di kampus. Kedatangan mereka atas perintah Tim Gugus Tugas terkait kerumunan nasabah yang antre di depan pintu BTN.

“Kok ada penumpukan (nasabah) di sini. Makanya laporan yang masuk ke Tim Gugus, dan Tim Gugus perintahkan kami ke sini,” kata anggota Satpol PP, Abdullah Ishak, usai bertemu pihak BTN.

Baca: Abai Protokol Covid-19, Satpol PP Seruduk BTN Cabang IAIN Ambon

Terkait protokol kesehatan, Joy menjelaskan, Gugus Tugas sudah mengimbau ke seluruh institusi pemerintah dan perguruan tinggi. Penerapan protokol kesehatan itu tercantum dalam Peraturan Wali Kota Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Aturan tersebut menjelaskan kebijakan PSBB transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif di Kota Ambon. Menurut Joy, ketika ada aktivitas di kampus maupun institusi pemerintah wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai batasan yang tercantum dalam Peraturan Wali Kota tersebut.

“Karena mengurangi risiko penularan Covid bukan saja tanggung jawab Satgas (Satuan Gugus Tugas),” kata Joy, yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon. Tetapi harus menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Lintas belum mendapat konfirmasi Rektor IAIN Ambon Zainal Abidin Rahawarin terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di lingkungan kampus. Melalui ajudannya, Rasid Kaisupy, Zainal menolak berkomentar. “Kenapa masalah kampus selalu semuanya ditanyakan kepada saya,” ujar Zainal, ditirukan Rasid.

M. Anone Heluth | Taufik Rumadaul

Share this :
About admin 457 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*