Listrik Sering Padam, Mahasiswa Tehoru Demo Kantor PLN

Sejumlah pedemo meminta PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara menindaklanjuti pemadaman listrik di Desa Tehoru Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah Jumat, 30 April 2021. LINTAS/Afrizal Tomsio

Reporter: Dewinta Karepesina
Editor: Yolanda Agne


LINTAS.COM – Ikatan Mahasiswa Tehoru (IKMAT) kembali menggelar unjuk rasa di kantor Perusahaan Listrik Negara atau PLN wilayah Maluku-Maluku Utara, Jumat, 30 April 2021. Mereka menuntut pihak PLN menindaklanjuti pemadaman listrik di Desa Tehoru Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah selama berjam-jam dalam delapan bulan terakhi ini.

“Sepekan ini saja terjadi pemadaman lampu setiap hari hingga berjam-jam, dan itu sangat mengganggu aktifitas masyarakat yang ada di Seram Selatan ,” kata Jafar Hatapayo salah satu pengunjuk rasa.

Koordinator aksi Akbar Hatapayo, meminta pihak PLN menghentikan pemadaman tersebut karena menyusahkan masyarakat. “Segera stabilkan kembali pelayanan listrik,” ujarnya. Menurutnya ada enam tuntutan yang menjadi keresahan masyarakat Seram Selatan akibat tak mendapat pelayanan listrik dengan baik selama delapan bulan terakhir.

Enam tuntutan tersebut diantaranya, mengaktifkan kembali PLN ranting Kecamatan Tehoru, PLN segera ganti rugi barang-barang elektronik masyarakat yang rusak, copot Kepala PLN Rayon Masohi, Pihak PLN segera mendirikan pos-pos pemeliharaan jaringan di setiap gardu listrik, tidak melakukan penagihan yuran listrik selama pelayanan listrik belum normal, dan segera normalkan listrik di wilayah Seram Selatan.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa telah diakukan pada Senin, 26 April 2021. Unjuk rasa tersebut berakhir dengan tidak ada tindak lanjut dari pihak PLN.

M. Anone Heluth


Share this :
About admin 462 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*