Janji 400 Miliar Belum Ditepati, Mahasiswa Kilmury Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur.

Puluhan mahasiswa Kilmury yang berusahan membuka pagar dihadang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di depan Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Rabu, 23 Juni 2021/Jirun

Reporter: Taufik Rumadaul
Editor: Indah Sari Ibrahim


LINTAS.COM — Himpunan Pelajar Mahasiswa Kilmury (HIPPMK) menagih janji pembangunan infrastruktur senilai 400 miliar kepada Gubernur Maluku dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Provinsi Maluku pada Rabu, 23 Juni 2021.

“Masalah yang menjadi keresahan masyarakat selama ini mesti secepatnya terlaksana, sebab Gubernur mampu membawa masyarakat dari tempat terisolasi,” Ujar Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Kilmury Akbar Kamarey.

Ia juga meminta mantan jenderal bintang dua ini dapat merealisasikan janjinya kepada masyarakat Kilmury.

Hal senada disampaikan Kordinator aksi Irvan Kwaikamtelat, ia meminta Murad menepati janjinya dan menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Kilmury saat ini.

“Sebab kami orang Kilmury itu sudah kebal dengan janji-janji,” tuturnya.

Hingga unjuk rasa berakhir, Gubernur tidak menemui massa aksi. Satuan Polisi Pamong Praja dan pedemo saling mendorong dan aksi berakhir ricuh.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Maluku Murad Ismail, berjanji akan memberikan 400 Miliar untuk mendanai berbagai macam infrastruktur di Kilmury pada 15 Juni 2020.

Share this :
About admin 512 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*