Rencana Warek III Soal Pembekuan Tiga UKM Dinilai Keliru

Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Pahanasa menggelar aksi kamisan di depan gapura kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon dengan tema "Pukul Balik Pelecehan Seksual" pada Kamis, 24 Februari 2022. LINTAS/Udin

Reporter: Udin
Editor: Yolanda Agne


LINTAS.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon yakni UKM Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas, UKM Seni, dan UKM Olahraga menilai rencana Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, M. Faqih Seknun terkait pembekuan ketiga organisasi tersebut keliru.  

“Seharusnya Warek III tidak semena-mena membekukan tiga organisasi ini. Karena alasannya tidak jelas,” ujar Ketua UKM Seni Indah Sari Ibrahim saat ditemui Lintas di pelataran kampus pada Kamis, 3 Maret 2022.

Menurutnya, kegiatan pameran yang berlangsung adalah murni kerja UKM Seni dengan menggandeng organisasi eksternal kampus yaitu Sastra Pahanasa dan Baileo Literasi. “Kegiatan ini juga murni inisiatif dari UKM Seni,” tambahnya.

Taher Lesilawang, Ketua UKM Olahraga juga menilai keputusan Faqih tidak berdasar. Pasalnya apa yang terjadi bukanlah kerja sama dari ketiga UKM, tapi lebih kepada kepekaan individu dalam merespons terjadinya kekerasan seksual di seluruh perguruan tinggi.

“Menanggapi stigma oleh warek III, sekali lagi saya tegaskan jika demonstrasi ini, saya secara pribadi tidak membawa organisasi apa pun,” ucap Taher.

Selain itu, Direktur Utama LPM Lintas, Sofyan Hatapayo mengatakan warek bidang kemahasiswaan tidak memahami alur masalah terkait perampasan karya, surat pemanggilan, hingga skorsing yang menimpa Indah Sari Ibrahim.

“Soal pembekuan Lintas, dengan alasan membuat nama kampus buruk, itu sangat keliru. Seharunya kampus tidak anti kritik dan menerimanya sebagai bahan evaluasi,” ujar Sofyan saat ditemui di sekretariat LPM Lintas.

Sofyan juga mengapresiasi tugas Faqih sebagai orang tua mahasiswa. Tetapi ia berharap sebagai warek III, Faqih bisa tebal telinga dan tidak mengambil jarak dengan mahasiswa untuk bertukar pikiran.

Sebelumnya, Faqih menyatakan akan membekukan tiga UKM yang terlibat aksi penolakan perampasan karya seni. Ia juga menegaskan apabila UKM yang disebut tidak berfungsi maka akan dinonaktifkan. “Karena kalau gabungan dari tiga UKM ini kumpul, mereka hanya bisa buat miring nama kampus,” dikutip dari TribunAmbon.com Kamis, 3 Maret 2022.

Share this :
About admin 512 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*