Adu Jotos Sesama Buruh Bangunan Perpustakaan IAIN Ambon Bersepakat Damai

Suasana pembangunan gedung perpustakaan Institut Agama Islam Negeri Ambon, Rabu, 2 Desember 2020. LINTAS/Ihsan Reliubun

Reporter: Dewinta A. Karepisina
Editor: Ihsan Reliubun


LINTAS.COM – Kepala Kepolisian Sektor Sirimau, Kota Ambon, Inspektur Polisi Satu Mustafa Kamal, mengatakan perkelahian sesama buruh bangunan gedung perpustakaan Institut Agama Islam Negeri Ambon, Ahad, 29 November 2020, bersepakat damai.

“Dari kedua belah pihak tidak melakukan tuntutan apa-apa,” ujar Mustafa, saat dihubungi melalui panggilan telepon, Rabu, 2 Desember 2020. Pernyataan damai diikuti dengan menandatangani surat pernyataan bahwa konflik tersebut diselesaikan di kepolisian.

Awalnya, insiden adu jotos ini menyebabkan Jafar, salah satu pekerja talud terluka di bagian kepala. Diduga kena tusukan benda tumpul di sekitar tempat kerja. Kisah itu bermula ketika Irwan, salah satu buruh di situ, tersinggung lantaran ditatap Andi Anca, 25 tahun, pekerja talud.

Sejak itu, Irwan lantas melontarkan makian. Makian itu dibalas Jafarudin, 25 tahun, yang sedang bekerja bersama Andi. “Saya hanya lihat mereka, mungkin mereka tidak suka, mereka langsung mengucapkan kata kotor dengan bahasa Jawa,” ujar Andi, Senin, 30 November lalu. “Saya dan teman-teman tidak menerima dan kami balas hingga berkelahi.”

Pascaperistiwa tersebut, Jafarudin dipulangkan ke kampung halamannya, Kota Namlea. Kepulangan Jafarudin bertujuan mengobati luka di kepala dan badan. Melalui panggilan telepon, ia berujar, belum bisa kembali bekerja. “Karena saya masih berobat,” ucap Jafarudin.

Sedangkan Aldi Leba Lobe Mato, Budi Haryadi, dan Ismawan Daeng mengalami luka ringan. Salah satu kepala tukang, Supoyo, menyatakan insiden itu terjadi lantaran salah paham sesama pekerja.

Menurut penuturannya, tiga buruh yang sempat ditahan satu malam pun sudah kembali bekerja. “Biasa itu, anak muda kalau minum untuk hilangkan lelah,” ucap pria 40 tahun itu.

Aditiya Hehanussa | Ihsan Reliubun

Share this :
About admin 472 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*