Kuota Internet Gratis Tak Kunjung Datang, Mahasiswa Diminta Bersabar

Kepala Pangkalan Data Informasi dan Teknologi (PDIT) IAIN Ambon, Fauzan Bahadjai, menyarankan mahasiswa mengecek hasil registrasi untuk mendapatkan kuota Internet gratis melalui laman Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti), Selasa,1 Desember 2020. LINTAS/Iswandi Kelilauw

Reporter: Idris Boufakar
Editor: Yustri Samallo


LINTAS.COM – Subsidi kuota Internet gratis sebesar 150 gigabita, yang rencana diberikan untuk mendukung kuliah berbasis online di tengah masa pandemi Covid-19 tak kunjung datang. Mahasiswa yang mendaftarkan data diri sejak akhir Oktober 2020 hanya mendapat pesan balasan sukses.

“Saya sudah pernah daftar pada Oktober lalu. Setelah mendapatkan informasi via WhatsApp, hasilnya sukses,” kata Tamrin Manuputty, mahasiswa jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (Uswah), Selasa, 1 Desember 2020. “Tetapi sampai saat ini saya sama sekali belum mendapatkan paket datanya.”

Senada Tamrin, registrasi data diri melalui Siakad dilakukan Ramang Rumau. Mahasiswa jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, menyatakan menerima informasi serupa. “Namun sampai sekarang seng ada paket masuk. Beta rasa katong sudah dibohongi,” tutur Ramang.

Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Institut Agama Islam Negeri Ambon Muslim menjelaskan, urusan keterlambatan penyaluran subsidi pulsa data itu bisa ditanyakan langsung ke pengelola sistem informasi akademik atau Siakad. “Saya sarankan tanya pihak Siakad,” ujar Muslim.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) IAIN Ambon, Fauzan Bahadjai mengatakan, keterlambatan penyaluran subsidi kuota Internet disebabkan mahasiswa belum melengkapi data diri melalui Siakad sesuai waktu yang ditentukan.

Jika data mahasiswa di Siakad tidak dilengkapi, kata dia, mahasiswa dilaporkan tidak memiliki nomor ponsel aktif. “Keterlambatan penyaluran subsidi kuota bukan karena terlambatnya mahasiswa memasukan data nomor ponselnya,” tutur Fauzan.

Kepada mahasiswa, Fauzan menyarankan supaya bersabar menunggu konfirmasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama gelontorkan subsidi kuota Internet gratis. “Mari kita sama-sama sabar menanti proses yang ada.”

Nur Maya Lajamili | Iswandi Kelilauw

Catatan koreksi:
Ada koreksi pada paragraf lima terkait keterlambatan penyaluran subsidi kuota Internet disebabkan mahasiswa belum melengkapi data diri di Siakad. Sebelumnya ditulis untuk mendapatkan kuota Internet gratis mahasiswa dapat mengeceknya melalui laman Dikti.

Pada paragraf enam, redaksi menambahkan informasi keterlambatan memperoleh kuota Internet gratis untuk menghindari kesalapahaman. Koreksi berita dilakukan pada Jumat, 4 Desember 2020, pukul 18.10 WIT. Redaksi mohon maaf atas kesalahan ini. Terima kasih.

Share this :
About admin 472 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*