Omzet Pedagang Takjil Meningkat di Kota Ambon

Rosani Latupono sedang menjajakan barang dagangannya di depan Masjid Al-Fatah, Jumat, 16 April 2021. LINTAS/Taufik Rumadaul.

Reporter : M. Taufik Rumadaul
Editor: Yolanda Agne


LINTAS.COM—Sejumlah pedagang takjil di depan Masjid Al-Fatah, Kelurahan Hunipopu, Kota Ambon, Maluku, mengaku omzet penjualan mereka meningkat dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Sumia Mahulete 23, bahwa pandemi Covid19 di tahun lalu sangat mempengaruhi penjualan. “Semoga tahun ini ramai daripada tahun kemarin,” katanya saat ditemui Lintas di ruas jalan, Jumat, 16 April 2021.

Hal serupa juga dialami Rosani Latupono 45, mengaku tidak pernah alpa berjualan di kawasan itu setiap tahun. Ia antusias menyambut Ramadhan dengan mulai menjajakan dagangannya pada hari pertama. “Sudah tiga hari, dan lebih bagus dari tahun kemarin,” ucapnya.

Seperti Sumia dan Rosani, meningkatnya penghasilan dari berjualan takjil juga diungkapkan Siti Tangke 21. Ia juga mulai jualan pada Selasa lalu, mengaku omzet Ramadan tahun ini lebih tinggi ketimbang tahun lalu. “Bisa mencapai setengah juta,” katanya.

Baca juga: http://www.lpmlintas.com/2021/04/16/setelah-menyeberang-ke-ramadan/

Perempuan itu mengaku para pembeli sering mencari Asidah sebagai menu buka puasa, yang dijual Rp 5.000 perbungkus. Penganan khas Arab tersebut termasuk makanan terlaris dalam 3 hari terakhir. “Biasa habis semuanya.”

Para pedagang takjil berharap Ramadan tahun ini dapat membawa berkah dengan mendapatkan keuntungan dari banyaknya pembeli.

M. SOFYAN HATAPAYO

Share this :
About admin 464 Articles
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bergerak dalam bidang jurnalistik—mencari, mengolah, menulis, mengedit, dan mempublikasi sebuah artikel ke khalayak melalui pemberitaan online, koran, dan majalah. Lintas berdiri pada tanggal 24 April 2011.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*